Uncategorized
Memperbaiki Gaya Hidup dengan Bantuan Hewan?

Memperbaiki Gaya Hidup dengan Bantuan Hewan?

Kini sepertinya memiliki hewan peliharaan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang ngetren akhir-akhir ini. Nerneda dengan hewan ternak, karena hewan peliharaan dipelihara untuk bisa menemani manusia.

Biasanya orang-orang memilih untuk merawat hewan-hewan jinak, seperti anjing dan anjing. Tetapi banyak juga yang meilih untuk merawat hewan yang tidak jinak, seperti reptil.

Hewan memiliki perilaku yang dapat beradaptasi dengan lingkungannya, itu sebabnya terdapat perbedaan signifikan jika membandingkan hewan yang tinggal di rumah dan hewan yang tinggal di alam liar.

Memelihara hewan ini dapat memberikan banyak dampak positif bagi manusia, seperti misalnya menghilangkan rasa jenuh, menghilangkan stress, melatih diri dalam melakukan tanggung jawab, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih betah di dalam rumah, dan pengaruh positif lainnya.

Secara tidak langsung, mereka yang memilih untuk memiliki hewan peliharaan dituntut untuk bisa bertanggung jawab dengan hewan yang mereka pelihara tersebut. Selain itu juga mereka harus bisa memahami tingkah laku sampai kesehatan di hewan tersebut.

Lalu gaya hidup dan pola hidup dari seseorang dipengaruhi oleh dirinya sendiri dalam melakukan aktivitas, minatnya, sampai ke opini pribadinya. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi gaya hidup seseorang, baik dari individu atau pun dari luar.

Nah, salah satu faktor ekternalnya adalah dari cara pemilik hewan dalam merawat hewannya. Sekain ia sayang pada hewan tersebut, maka ia akan semakin loyal pada hewannya dan bisa mengorbankan apa pun untuk hewan tersebut. Seperti membelikannya pakan atau perawatan yang lebih mahal.

Di Indonesia sendiri, banyak orang yang sudah tidak menganggap hewan peliharaan mereka hewan lagi, melainkan seakan sudah masuk dalam keluarga. Fenomena ini seakan semakin marak, di tambah dengan banyaknya dokter hewan yang ada di Jakarta. Mereka rela mengeluarkan uang jutaan demi kesembuhan hewan peliharaan kesayangannya.

Tetapi pada faktanya, meski dianggap berlebihan, ternyata ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari hal itu, khususnya pada segi kesehatan. Banyak peneliti yang mengatakan kalau interaksi antara hewan dan manusia bisa memberikan efek yang positif.

Seperti yang didapatkan dari hasil studi dari MDPO Journal, mereka menyatakan kalau para pemilik hewan yang ada di Jerman dan Australia, sebesar 15% lebih jarang mengunjungi dokter untuk memeriksakan kesehatan, itu berbanding jauh jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Faktor yang sangat mempengaruhi pada hal ini adalah ikatan emosional yang ada pada hewan dengan pemiliknya. Ikatan ini seperti terjalin dengan sangat kuat dan membuat manusia menjadi memilih lebih menghabiskan waktu mereka dengan sang hewan peliharaan.

Ini juga dipengaruhi oleh para pemilik anjing yang lebih sering berjalan-jalan karena anjing peliharaannya membutuhkan itu. Berbeda dengan mereka yang tidak memiliki anjing, sehingga mereka tidak terlalu memiliki alasan untuk berjalan-jalan.

Seiring dengan berjalannya waktu, tentu hal sepele seperti itu bisa memperbaiki gaya hidup.

Lalu, ikatan yang terjalin antara manusia dan hewan bukan hanya berdampak positif bagi keduanya, namun manusia juga bisa menjadi lebih memiliki ikatan yang baik dengan antar manusia. Biasanya mereka yang terbiasa berkegiatan dengan hewan peliharaan mereka, akhirnya akan menciptakan hubungan yang baru dengan orang lain.

Kepedulian sesama dan kesejahteraan inilah yang bisa ditularkan antara interaksi dengan hewan bersama dengan interaksi dengan manusia.

Jadi apakah Anda para pet lovers sudah merasakan manfaat dari memiliki hewan peliharaan ?